Apa yang Anda fikirkan jika teringat Pilpres 2009? Anda merasa sudah salah pilih? Anda merasa telah ikut dalam sebuah perhelatan emosional demokrasi tanpa martabat? Money Poltics?  Pemerintahan baru berlangsung 1 tahun. Tetapi aroma politik menyongsong suksesi 2014 sudah mulai terasa. Sembari memperhatikan secara cermat fenomena yang pasti akan muncul ke depan, mari kita bercerita tentang Pilpres 2009. Mudah-mudahan ada manfaatnya.

Continue Reading »

Interaksi di antara 4 faktor yang terdiri dari kadar kemauan politik, kelembagaan politik, hukum dan perundang-undangan serta tradisi birokrasi di Indonesia saat ini belum memungkinkan untuk keberhasilan pemberantasan mafia hukum. Keempat faktor itu sama-sama mendukung untuk apa yang boleh disebut sebagai supremasi jahatokrasi (kekuatan kejahatan) yang membuat Indonesia belum akan beranjak dari keterpurukan.

Melihat pengaruhnya terhadap keseluruhan wacana dan tindakan pemberantasan mafia hukum, keempat faktor yang berinduk kepada faktor kemauan politik pemimpin tertinggi itu berkedudukan sebagai variable utama. Faktor-faktor itu dipercaya secara signifikan mempengaruhi nilai sosial budaya, sosial ekonomi dan pembentukan civil society.

Continue Reading »

Awal bulan Mei yang lalu saya mencoba membuat analisis sederhana tentang Sri Mulyani Indrawati (SMI) yang menjadi “korban politik” sekaitan skandal Bank Century yang hingga kini tak berujung itu. Ada 2 catatan kecil yang saya buat dalam bentuk essay. Pertama, saya beri rjudul “Sri Mulyani Indrawati: KU AKAN PERGI !!!” yang mencoba menggambarkan kepergian SMI untuk tugas barunya di Bank Dunia setelah meletakkan jabatan sebagai Menteri Keuangan RI. Catatan kedua berjudul “Sebagai Korban Politik Sri Mulyani Memenuhi Syarat Menjadi Capres 2014”.

Ketika catatan itu saya sarikan pada dinding akun facebook saya, komentar yang bermunculan terbadi 2. Jenis pertama memberi rasa hormat dan simpati atas nasib yang menimpa SMI. Sedangkan jenis kedua menyatakan penilaian dengan menyebut naïf untuk prediksi kemungkinan keterorbitan SMI di dunia politik, khususnya di arena pilpres 2014 mendatang.

Continue Reading »

Prabowo Subianto (Google Image)

Tentulah ini cukup menggelikan buat Prabowo Subianto. Memimpin HKTI selama satu periode, tetapi kini ada orang yang ingin merebut itu dari tangannya dan tak mengakuinya sebagai Ketua Umum terpilih. Siapa pun di belakang Oesman Sapta Odang, kehadiran 3 orang menteri pada acara pelantikannya cenderung memudahkan tuduhan kepada SBY meskipun semua menteri yang hadir itu tentu juga punya motif. Pertanyaan mendasar ialah bagaimana petani Indonesia bisa maju.

Komunitas petani yang kian lama tak berdaya itu diperebutkan. Memang kalaulah ada figur dan institusi yang serius mengurus pemberdayaannya, dipastikan Indonesia bisa maju dengan kedaulatan sendiri tanpa harus mengemis-negmis ke mana-mana. Sektor pertanian itu menyerap tenaga kerja begitu besar, meski tahun demi tahun jumlah ini menurun drastis. Memang dalam sektor pertanian ini telah cukup lama munculnya kelas sosial baru yang untuk sederhananya disebut saja petani berdasi.

Continue Reading »